KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Senin 04 Oktober 2021 11:59:13
by MelindaCare, via Artikel Anak Anda

Intoleransi laktosa (Lactose Intolerant) adalah ketika tubuh tidak dapat dengan mudah memecah atau mencerna laktosa. Laktosa sendiri adalah gula yang ditemukan dalam susu dan produk susu, seperti keju, yoghurt, mentega, es krim, dan lain-lain. Laktosa dipecah oleh enzim laktase yang terletak di usus kecil—organ tempat sebagian besar pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi berlangsung. Ketika kita makan laktosa, laktase memecah laktosa menjadi dua gula sederhana: glukosa dan galaktosa. Tubuh kemudian menyerap gula sederhana ini ke dalam usus kita. Ketika terjadi penurunan atau hilangnya enzim laktase, kita tidak dapat memecah atau menyerap laktosa. Laktosa yang tidak diserap dapat menyebabkan gejala, yang disebut intoleransi.

Intoleransi laktosa berbeda dengan alergi susu, meskipun mereka mungkin memiliki gejala serupa yang terjadi setelah anak minum susu atau produk susu. Intoleransi laktosa adalah masalah pada sistem pencernaan, sedangkan alergi susu adalah masalah pada sistem kekebalan tubuh. Intoleransi laktosa dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan tetapi tidak berbahaya, sedangkan alergi dapat menyebabkan reaksi anafilaksis yang mengancam jiwa.

Gejala – gejala yang ditimbulkan dari intoleransi laktosa biasanya muncul 30 menit sampai 2 jam setelah mengkonsumsi atau meminum makanan yang mengandung laktosa. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  1. Sakit perut atau mual
  2. Kram
  3. Kembung dan gas
  4. Diare
  5. Muntaber

Perawatan pada intoleransi laktosa tergantung pada gejala, usia, dan kesehatan umum anak Anda. Tidak ada pengobatan yang akan membantu tubuh anak Anda membuat lebih banyak lactase, tetapi Anda dapat mengelola gejala anak Anda dengan diet yang membatasi laktosa. Berikut adalah beberapa tips untuk mengelola laktosa dalam makanan anak Anda:

1. Makan dalam porsi kecil

Cobalah untuk tidak makan lebih dari 4 ons produk susu sekaligus. Semakin kecil porsinya, semakin kecil kemungkinannya menimbulkan masalah.

2. Simpan susu untuk waktu makan

Minum susu dengan makanan lain dapat memperlambat proses pencernaan dan mengurangi gejala

3. Percobaan

Keju keras (seperti cheddar) memiliki sedikit laktosa dan umumnya tidak menimbulkan gejala. Anda mungkin bisa makan produk susu kultur, seperti yoghurt, karena bakteri yang digunakan dalam proses kultur menghasilkan enzim yang dapat memecah laktosa.

4. Beli produk dengan sedikit atau bebas laktosa

Anda dapat menemukannya di sebagian besar supermarket di bagian produk susu berpendingin

5. Gunakan produk enzim laktase

Produk yang mengandung enzim laktase dapat membantu anak Anda mencerna laktosa.

 

Artikel dibuat oleh dr. Sindy Atmadja, M.Ked(Ped), Sp. A

Komentar Artikel Anak Mengidap Intoleransi Laktosa? Jangan Panik!
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI