KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Kamis 24 September 2020 08:45:03
by MelindaCare, via Artikel Urology

Apa yang Dimaksud Kencing Batu / Batu Saluran Kemih?

Kencing batu atau batu saluran kemih adalah istilah yang menunjukkan adanya gumpalan kristal mineral di sistem saluran kemih. Sistem saluran kemih meliputi ginjal, ureter, kandung kencing dan uretra.

Kenapa Terjadi Batu Saluran Kemih?

Konsenterasi kristal yang pekat dalam urin, dapat terjdi akibat :

·     Dehidrasi, kurang minum sehingga volume urin berkurang.

·     Peningkatan ekskresi kristal, misal akibat konsumsi suplemen kalsium yang tinggi, penyakit hiperparatiroid, Gout dengan asam urat tinggi.

·     Urin yang terlalu asam (<5.5) akan memicu pengendapan kristal oksalat dan asam urat, sebaliknya pH urin yang terlalu basa (>7.2) akan terjadi pengendapan kristal struvite.

·     Ada gangguan aliran urin sehingga timbul bendungan dan pengendapan, antara lain kelainan bawaan.

Apa Gejala Batu Saluran Kemih?

Gejalanya tergantung lokasi dan ukuran batu, antara lain:

1.   Nyeri hebat di punggung dibawah tulang iga

2.   Nyeri yang hilang-timbul

3.   Nyeri menyebar ke perut bawah, paha dan sekitar alat kelamin,

4.   Nyeri waktu kencing,

5.   Rasa ingin kencing berulang

6.   Air kencing berwarna pink, merah dan kecoklatan

7.   Air kencing keruh dan bau

8.   Mual dan muntah

9.   Demam bila disertai infeksi

Apakah Faktor Risiko Terjadi Batu Saluran Kemih?

Faktor risiko ialah :

1.   Turunan.

2.   Laki-laki. 80% kasus terjadi pada laki-laki.

3.   Kurang minum.

4.   Obesitas.

5.   Diet tinggi protein hewani.

Ada Berapa Jenis Batu Saluran Kemih?

1.   Kalsium oksalat (80 %),

2.   Kalsium fosfat,

3.   Batu struvite, yaitu batu akibat infeksi,

4.   Batu asam urat,

5.   Batu cystine.

Bagaimana Mendiagnosis Batu Saluran Kemih?

1.   Anamnese, pemeriksaan fisik oleh dokter

2.   Pemeriksaan darah untuk evaluasi kadar kalsium dan asam urat, urin

3.   Pemeriksaan Radiologi, USG, CT Scan

Apakah Komplikasi Batu Saluran Kemih?

Batu saluran kemih selain memicu terjadinya renal colic, ada beberapa komplikasi yang perlu diwaspadai ialah :

1.   Pembendungan dan pembengkakkan ginjal,

2.   Kerusakan dan gagal fungsi ginjal,

3.   Infeksi,

4.   Timbulnya batu berulang.

Pengelolaan Batu Saluran kemih

  • Batu kecil dengan keluhan minimal.
    98 % batu ukuran kecil ( < 5 mm ) dapat keluar secara alamiah, yang perlu diperhatikan:

·     Banyak minum air putih, > 2 liter sehari.

·     Obat-obatan/medikamentosa antara lain: antinyeri, anti spasme (spasmolitik), antibiotic (bila perlu)

  • Batu besar dengan keluhan.
    Batu yang sering menimbulkan gejala, apalagi disertai komplikasi perlu segera diambil tindakan invasif untuk pengangkatan batu 

Bagaimana Mencegah Timbulnya Batu Saluran Kemih?

1.       Banyak minum air putih, > 2 liter sehari, perbanyak makan sayuran

2.       Perbanyak minuman yang tinggi sitrat antara lain: orange juice dan lemon

3.       Kurangi makanan tinggi oksalat antara lain: coklat, kedelai dan lain-lain,

4.       Batasi intake garam, vitamin C, dan protein hewani

5.       Batasi intake suplemen kalsium namun tingkatkan intake kalsium alamiah dalam makanan

6.       Batasi minuman soft drink khususnya yang mengandung asam fosfor

 

Artikel Urulogy untuk Bandung Urology Center (BUC) RS Melinda 2

Image Courtesy of Nasir1164 | Dreamstime

Komentar Artikel Batu Saluran Kemih
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI