KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Selasa 19 September 2017 14:21:32
by MelindaCare, via Artikel Bayi Anda

WHO merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Akan tetapi ada beberapa keadaan yang membuat pemberian asi tidak dapat dilakukan dengan baik antara lain : pada ibu yang terdiagnosis HIV, sakit berat seperti jantung, atau penyakit keganasan.

Bayi dengan berat badan lahir sangat rendah dan bayi sakit berat juga tidak memungkinkan diberikan asi. Kondisi tersebut menyebabkan pemberian susu formula melalui botol susu manjadi pilihan. Susu formula bukanlah produk yang steril. Beberapa bakteri dalam susu formula dapat menyebabkan penyakit yang serius antara lain Enterobacter sakazakii. Pada bayi yang diberikan susu formula persiapan dan penyimpanan yang tepat dapat mengurangu resiko terjadinya penyakit akibat kontaminasi bakteri pada susu.

Langkah menyiapkan susu formula menurut WHO

  1. Bersihkan alas tempat membuat susu hingga bersih
  2. Cucilah tangan dengan air hangat yang mengalir dan sabun, lalu keringkan dengan handuk bersih
  3. Panaskan air hingga suhunya mencapai 1000C. Apabila menggunakan kettel otomatis, tunggu hingga kettel mati dengan sendirinya. Apabila menggunakan panci, pastikan air dimasak sampai mendidih
  4. Bacalah dengan seksama ukuran pembuatan susu pada  kaleng susu formula.
  5. Setelah air mendidih, tuangkan air pada botol susu yang telah dicuci bersih dan disterilkan. Tunggu kurang lebih 15 menit agar suhu air mencapai lebih dari 700C sebelum memasukkan susu. Suhu harus diturunkan agar protein dalam susu tidak rusak. Namun jangan sampai di bawah 700C agar bakteri Enterobacter sakazakii dapat mati.
  6. Masukkan susu sesuai dengan takaran.
  7. Tutup botol susu, lalu kocok perlahan agar susu dan air tercampur dengan baik.
  8. Turunkan suhu susu sebelum diberikan ke bayi dengan cara melewatkan botol pada air yang mengalir melalui kran. Suhu juga dapat diturunkan dengan merendam botol dalam air baskom.
  9. Keringkan bagian luar botol.
  10. Teteskan pada punggung tangan untuk mengecek suhunya kembali sebelum diberikan pada bayi
  11. Beri minum bayi.
  12. Buang susu apabila tidak terminum hingga kurun waktu 2 jam.

Jangan lupa juga untuk menjaga keamanan makanan anak Anda dan mengetahui apakah makanan yang dikonsumsi anak sudah aman atau tidak. Semoga artikel mengenai cara menyiapkan susu formula yang benar ini bisa menambah wawasan Anda.

 

                    Oleh : dr. Viramitha K.R, Sp.A, M.Kes

Komentar Artikel Cara Menyiapkan Susu Formula yang Benar
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI