KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Jumat 12 September 2014 10:13:52
by MelindaCare, via Artikel Penyakit

Tips kesehatan tubuh pada penderita inkontinensia urine, salah satunya dapat diatasi dengan terapi. Inkontinensia urine adalah ketidak mampuan seseorang untuk menahan keluarnya urine. Keadaan ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain masalah medik, sosial, maupun ekonomi. Masalah medik berupa iritasi dan kerusakan kulit disekitar kemaluan akibat urine, masalah sosial berupa perasaan malu, mengisolasi diri dari pergaulannya, dan mengurung diri di rumah.Pemakaian pemper atau perlengkapan lain guna menjaga supaya tidak selalu basah oleh urine, memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Angka kejadian kelainan ini cukup tinggi, yakni pada wanita kurang lebih 10-40% dan 4-8% sudah dalam keadaan cukup parah pada saat datang berobat. Pada pria, angka kejadian lebih rendah daripada wanita yaitu kurang lebih separuhnya.

Angka kejadian sesungguhnya lebih besar dari yang dikira karena sebagian dari mereka tidak terdeteksi; hal ini karena pasien menganggap penyakit yang dialami ini merupakan hal yang wajar atau mereka enggan menceritakan keadaannya kepada dokter karena takut mendapatkan pemeriksaan yang berlebihan. Pada lanjut usia angka kejadiannya lebih tinggi daripada usia reproduksi.

 

Macam-macam inkontinensia urine

Kelainan yang berasal dari buli-buli disebut inkontinensia urge sedangkan kelainan dari jalan keluar (outlet) disebut inkontinensia stress.

 

Inkontinensia urge

Pasien inkontinensia urge mengeluh tidak dapat menahan kencing segera setelah timbul sensasi ingin kencing. Keadaan ini disebabkan otot derusor sudah mulai mengadakan kontraksi pada saat kapasitas buli-buli masih sedikit. Frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan disertai dengan perasaan urgensi. Inkontinensia urge meliputi 22% dari semua inkontinensi pada wanita.Penyebab inkontinensia urine urge adalah kelainan yang berasal dari buli-buli, di antaranya adalah overaktivitas detrusor dan menurunnya komplians buli-buli.

 

Inkontinensi urine stress atau Stress Urinary Incontinence (SUI)

Inkontinensi urine stress (SUI) adalah keluarnya urine dari uretra pada saat terjadi peningkatan tekanan dalam perut. Berkemih tanpa disadari dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa terbahak-bahak, berjalan, berdiri, atau mengangkat benda berat. Inkontinensia stress banyak dijumpai pada wanita, dan merupakan jenis inkontinensia urine yang paling banyak angka kejadiannya, yakni kurang lebih 8-33%.

Pada pria hal-hal yang dapat menyebabkan inkontinensia biasanya adalah setelah operasi prostat terbuka (dengan sayatan kulit).Kerusakan sfingter uretra setelah operasi prostat terbuka lebih sering terjadi daripada pasca TURP (operasi prostat endoskopi). Tidak jarang pasien mengalami kerusakan total sfingterek sehingga mengeluh inkontinensia totalis.

 

Cara Mengatasi Inkontinensia Urine

1. Pemeriksaan fisis

Riwayat penyakit dapat mengarahkan dokter dalam melakukan pemeriksaan fisis yang lebih spesifik, meskipun secara umum harus dilakukan pemeriksaan fisis menyeluruh. Pemeriksaan khusus meliputi pemeriksaan perut, daerah urogenitalia, dan pemeriksaan neurologis.

2. Laboratorium

Pemeriksaan urinalisis, kultur urine dan kalau perlu sitologi urine dipergunakan untuk menyingkirkan kemungkinan adanya proses inflamasi/infeksi atau keganasan pada saluran kemih.

3. Pemeriksaan lain

Pemeriksaan urodinamik yang terdiri atas pemeriksaan uroflowmetri, pengukuran profil tekanan uretra, sistometri, valsava leak point pressure, serta video urodinamika. Pemeriksaan pencitraan yang meliputi pielografi intravena maupun sistografi.

4. Terapi

Pada inkontinensia urine stress atau urge, pilihan terapi tergantung dari derajat keparahaninkontinensia. Terapi yang dipilih berupa :

a. latihan/rehabilitasi medik

b. obat-obatan

c. operasi

Tips kesehatan tubuh untuk penderita inkontinensia urine, pemeriksaannya harus dilakukan secara menyeluruh. Hubungi dokter urologi anda untuk penjelasan lebih lanjut.

Oleh: Dr. Ricky Adriansjah, SpU (Bandung Urology Centre)

Komentar Artikel Tips Kesehatan Tubuh: Inkontinensia Urine, Banyak Terjadi Pada Wanita?
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI