KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Selasa 24 April 2018 09:12:22
by MelindaCare, via Artikel Bayi Anda

Bayi gemuk apakah sehat? Lucu dan menggemaskan! merupakan tanggapan umum yang sering didengar jika menjumpai bayi dan balita yang gemuk, membuat mereka menjadi pusat perhatian. Sebagai orang tua rasanya bangga juga bila si kecil jadi pusat perhatian. Gemuk secara normal itu sangat baik, tapi bagaimana jika anak Anda obesitas atau kelebihan berat badan? Akankah hal ini membanggakan? Karena sebenarnya banyak faktor yang harus dipertimbangkan oleh orang tua akibat dari kegemukan pada anak.

Untuk anak yang masih kecil hal ini tidak akan menjadi masalah, tapi bila semakin dewasa, hal ini akan mempengaruhi kepercayaan diri mereka. Menurut penelitian terbaru, memang terjadi peningkatan persentasi kegemukan pada anak-anak di dunia. Penelitian menunjukkan bahwa kegemukan pada anak zaman sekarang disebabkan karena kurangnya aktivitas dalam gaya hidup dan juga cara serta kebiasaan makan.

Kegemukan merupakan faktor resiko besar terjadinya masalah pada jantung, tekanan darah tinggi, gula darah dan sebagainya. Oleh karenanya orang tua harus berpikir tentang kesehatan anak dimasa datang. Tidak ada cara yang cepat dan mudah untuk menolong anak Anda menurunkan berat badan. Diperlukan waktu yang panjang untuk merubah cara hidup dan kebiasaan makan yang mungkin tidak sesuai dengan kebiasaan keluarga Anda.

Tapi, jangan khawatir karena tidak pernah ada kata terlambat untuk sebuah perubahan yang bermanfaat. Coba untuk mengikuti cara – cara berikut :

  1. Sediakan waktu untuk beraktifitas. Temukan aktivitas yang disukai dan menarik untuk anak Anda dan dapat membakar kalori sepeti: berlari, berenang, atau naik sepeda dan lakukan aktivitas ini secara rutin.

  2. Biasakan pola makan sehat, kurangi makanan junk food yang hanya mengandung tinggi lemak dan garam serta kurangi konsumsi gula. Berikan anak 3 kali makan dengan porsi kecil dan 3 kali makanan kecil yang rendah lemak sehingga anak tidak merasa lapar. Berikan minum air putih yang banyak dan jus kaya serat serta makan buah dan sayuran.

  3. Ubahlah kebiasaan makan keluarga. Berikan makan pada anak hanya bila anak Anda lapar dan bukan karena sekedar ingin makan sesuatu. Bila anak Anda baru saja makan dan ingin untuk makan lagi cobalah untuk mengalihkannya. Berikan aktivitas lain karena sebenarnya Anda tahu bahwa anak Anda tidak benar-benar lapar.

  4. Batasi jam menonton televisi maksimal 3 jam. Karena salah satu penyebab obesitas adalah diam di depan televisi berjam-jam sambil mengemil.

  5. Periksakanlah anak Anda ke dokter anak untuk pengawasan diet juga mengecek berat badannya setiap 2 - 4 minggu sekali. Hindari menimbang berat badan anak setiap waktu dirumah, karena dapat menimbulkan stres pada anak Anda.

  6. 6.Hadiah dan pujian dapat memotivasi anak untuk tetap berdiet. Contohnya bila anak Anda dalam 1 minggu berinisiatif untuk minum air putih ketimbang soda, maka pujilah dia. Berikan hadiah mainan atau aktivitas kesenangannya. Tapi, ingat! Jangan berikan makanan sebagai hadiah!

Sebagai orang tua kita harus melakukan peranan kita untuk menolong anak. Berikan tindakan sederhana tapi memberikan perubahan yang tetap terhadap cara hidup yang semuanya akan sangat bermanfaat bagi kesehatan anak Anda di masa depan.

Komentar Artikel Bayi Gemuk Apakah Sehat?
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI