KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Selasa 09 Juli 2019 10:30:02
by MelindaCare, via Artikel Penyakit

Beberapa tahun terakhir semakin banyak orang yang peduli dengan gaya hidup sehat, terutama yang berhubungan dengan makanan. Mungkin juga Anda adalah salah satunya. Orang-orang seperti ini sangat menghindari makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi, garam, lemak, produk-produk olahan susu, makanan yang dimodifikasi secara genetik serta makanan-makanan non-organik. Sebetulnya tidak ada masalah dengan menggemari makanan sehat, asalkan tidak terlalu berlebihan. Tetapi jika hal tersebut sudah mengarah ke hal-hal yang ekstrem dan membuat pelakunya terobsesi, bisa jadi itu adalah tanda-tanda orthorexia nervosa.

Orthorexia nervosa adalah suatu kelainan kebiasaan makan di mana seseorang terobsesi terhadap makanan sehat dan menghindari makanan yang dianggapnya tidak sehat. Penyebab orthorexia nervosa belum diketahui secara pasti, namun beberapa ahli menggolongkannya sebagai bagian dari gangguan obsesif-kompulsif atau gangguan kecemasan. Obsesi terhadap makanan tersebut dapat bermula dari kebiasaan keluarga, tren sosial juga masalah ekonomi. Selain itu adanya riwayat penyakit yang diderita juga pada akhirnya dapat menyebabkan seorang mengeliminasi makanan-makanan tersebut dari daftar konsumsinya.

Karena terbatasnya makanan yang dianggap dalam kriteria sehat, tentunya yang bisa dimakan pelaku sangat sedikit. Akibat pembatasan makanan tersebut, tubuh pelaku tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, kurang gizi serta akan mengalami penurunan berat badan. Tak hanya itu, penderita orthorexia nervosa juga sangat peduli terhadap bagaimana makanan itu disiapkan. Otomatis, hampir sebagian besar makanan dibuatnya sendiri di rumah dan cenderung menolak bila diajak makan di luar rumah karena kekhawatiran terhadap bahan-bahan makanan yang tidak segar, tempat memasak yang tidak higienis serta kekhawatiran lainnya sehingga mengakibatkannya terisolasi dari lingkungan luar.

Sebetulnya mengkonsumsi makanan sehat baik bagi kesehatan, asalkan tidak berlebihan atau sampai terobsesi. Mengkonsumsi makanan sehat masih bisa diusahakan untuk tetap nikmat asalkan menggunakan bahan-bahan yang segar, mengolah makanan dengan cara merebus atau mengukus serta mengatur menu makanan yang variatif agar tidak bosan.

Hindari mengolah makanan dengan menggoreng atau membakar, apalagi makanan yang digoreng menggunakan minyak yang telah dipakai berkali-kali. Selain itu hindari juga makanan-makanan siap saji, makanan olahan juga makanan dalam kemasan karena biasanya mengandung pengawet yang kurang baik bagi tubuh. Dengan demikian, mengkonsumsi makanan sehat masih bisa dinikmati secara wajar tanpa harus khawatir berlebihan, sehingga Anda pun terhindar dari kondisi orthorexia nervosa.

 

 

 

Komentar Artikel Apa Itu Orthorexia Nervosa?
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI