KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Rabu 14 November 2018 12:20:04
by MelindaCare, via Artikel Keluarga

Konflik peran dalam keluarga mungkinkah terjadi? Ternyata hal ini cukup sering dan memiliki potensi besar untuk terjadi loh. Sayangnya masih banyak orang yang tidak menyadarinya dan menyepelekan masalah ini.

Konflik peran keluarga atau work family conflict merupakan suatu bentuk konflik peran yang terjadi karena adanya tuntutan peran dalam keluarga. Hal ini terjadi karena bertentangan dengan tuntutan peran dalam pekerjaan.

Berikut ini peran orangtua dalam keluarga yang perlu Anda ketahui sebelumnya:

Ayah, sebagai suami dari istri dan ayah dari anak

  • Pencari nafkah
  • Pendidik
  • Pelindung
  • Pemberi rasa aman
  • Kepala keluarga
  • Anggota kelompok sosial, masyarakat dan lingkungan

Ibu, sebagai istri dari suami dan ibu dari anak

  • Mengurus rumah tangga
  • Pengasuh, pendidik dan pelindung anak
  • Anggota kelompok sosial, masyarakat, dan lingkungan
  • Pencari nafkah tambahan dalam keluarga

Lalu Bagaimana Konflik Bisa Muncul?

  1. Work to family conflict. Konflik yang muncul karena tanggungjawab terhadap pekerjaan mengganggu tanggung jawab terhadap keluarga
  2. Family to work conflict. Konflik yang muncul karena tanggung jawab terhadap keluarga mengganggu tanggung jawab terjadap pekerjaan.

Adapun jenis-jenis work family conflict, yaitu:

  • Waktu. Waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan salah satu tuntutan dapat mengurangi waktu untuk menjalankan tuntutan lainnya.
  • Perilaku. Perilaku yang efektif untuk satu peran namun tidak efektif untuk peran lainnya.
  • Stres. Tekanan yang ditimbulkan saat menjalankan satu peran mempengaruhi dalam pemenuhan tuntutan peran lainnya.

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Work Family Conflict?

Individu:

  • Kurang mampu membagi waktu
  • Kurangnya keterampilan dan pengalaman
  • Sikap yang kurang baik
  • Kurang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan
  • Kurang hiburan/kurang bahagia

Keluarga:

  • Kurangnya dukungan keluarga terutama pasangan
  • Perpisahan atau perceraian orangtua
  • Tidak adanya orang yang membantu di rumah
  • Permasalahan keluarga
  • Jumlah keluarga yang menjadi tanggungan
  • Tingginya biaya hidup (masalah finansial)

 

Organisasi:

  • Tuntutan pekerjaan yang tinggi atau overload
  • Kurangnya dukungan atasan dan rekan kerja
  • Konflik dengan atasan atau rekan kerja
  • Upah dan tunjuangan yang rendah
  • Diskriminasi dan kekerasan
  • Jadwal kerja yang tidak fleksibel
  • Tugas kerja tidak jelas
  • Keamaan kerja tidak terjamin
  • Kompetisi


Jika Anda mengalami konflik peran dalam keluarga atau ingin berkonsultasi lebih jauh mengenai masalah ini. Maka bisa berkonsultasi langsung di RS Melinda 2, Jl. Dr. Cipto No. 1 Bandung.

Oleh : Amalia Darmawan, M.Psi.,Psikolog

Komentar Artikel Konflik Peran Dalam Keluarga
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI