KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Jumat 16 Maret 2018 08:30:53
by MelindaCare, via Artikel Anak Anda

Gadget untuk anak sekarang ini sepertinya sudah menjadi hal yang normal. Tidak sedikit anak kecil bahkan balita yang sudah pandai memainkan gadget. Baik itu untuk bermain game atau menonton video.

Jamak terlihat dilihat apabila di sudut rumah makan, sebuah keluarga berkumpul namun setiap anggotanya asyik dengan gadgetnya masing-masing. Hal yang biasa juga tampak ketika kita ke mall, anak sibuk dengan gadgetnya bahkan terkadang layarnya lebih besar dari kita. Bahkan , awal tahun ini kita mendapatkan berita tentang anak yang terindikasi kecanduan Gadget.

Dengan Gadget banyak kemudahan yang dapat diperoleh. Akses informasi yang berlimpah dan cenderung tanpa batas, jarak fisik yang tampak menjadi lebih dekat, berbagai program yang menarik perhatian dan lain sebagainya. Gadget juga merupakan salah satu media belajar yang menarik untuk seluruh usia. Saat ini, gadget sangat mudah diakses tanpa batasan waktu baik pagi, siang, sore ataupun larut malam. Bagi orang tua, gadget dapat membantu anak tenang dan tidak rewel,  sehingga orang tua dapat melakukan aktivitas lainnya.

Seperti layaknya media lainnya, Gadget tidak hanya membawa kemudahan namun juga membawa resiko bersamanya. Saat ini Gadget  tidak hanya dikuasai oleh orang dewasa saja, anak usia bayi pun cukup banyak yang telah terpapar Gadget. Semakin muda usia seseorang tingkat resiko dari Gadget pun semakin tinggi.

Berikut ini beberapa resiko yang bisa dialami anak ketika terpapar gadget secara berlebihan:

  • Penurunan fungsi fisik,  seperti kerusakan mata, otot tubuh yang tidak terlatih.

Paparan radiasi dari Gadget dapat menurunkan fungsi mata dan otak. Tidak hanya itu, keterpakuan saat memanfaatkan Gadget dapat membuat otot tubuh tidak terlatih.

  • Melemahkan kontrol diri

Program Gadget berjalan dengan cepat dan penuh warna. Apabila anak cukup sering berinteraksi dengan Gadget, anak akan terbiasa dengan dunia yang bergerak cepat dan menarik. Dampaknya Anak akan kesulitan apabila ia dituntut untuk berproses mencapai sesuatu seperti belajar di sekolah atau kegiatan lain yang membutuhkan pengendalian diri. Anak akan tampil kurang sabar, kurang konsentrasi, pemarah, pembosan dan lain sebagainya.

  • Menurunkan Daya Komunikasi

Dengan tingginya paparan Gadget anak tidak terbiasa untuk mengungkapkan sesuatu , sehingga keterlambatan berbicara dan bersosialisasi sangat mungkin terjadi.

  • Pembelajaran tidak langsung dan pasif

Anak usia 0 - 6 tahun membutuhkan gerak dan sensori untuk belajar. Dengan adanya paparan Gadget  yang tinggi akan mengurangi hal ini.

  • Mengurangi kontak dengan orang lain

Gadget membuat anak minim kontak dengan orang lain. Selain tidak terbiasa berkomunikasi, minim kontak membuat anak kurang dapat mengenali emosi dan berperilaku sesuai dengan tuntutan lingkungan sosialnya.

  • Paparan isi/materi/ konten/hal yang tidak sesuai usia

Proses berpikir anak belum serumit orang dewasa, sehingga apabila mendapatkan informasi yang tidak sesuai dengan usianya, anak belum dapat mengolahnya dengan tepat dan memungkinkan terjadinya kesalahpahaman.

Bagaimana dengan Anda, apakah ada peraturan khusus bagi anak saat ingin menggunakan gadget? Satu hal yang pasti jangan sampai si kecil berlebihan dalam menggunakan gadget.

Oleh :   Sitha K Suryaningrum, Psikolog

        Melinda Psychology Development Centre

Komentar Artikel Gadget Untuk Anak dan Dampak Negatifnya
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI