KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Selasa 06 Maret 2018 11:43:05
by MelindaCare, via Artikel Ibu Hamil

Cara inseminasi bayi tabung, mungkin banyak orang yang bertanya-tanya, seperti apa sih caranya? Sebelum membahas mengenai caranya, alangkah lebih baik jika Anda mengetahui terlebih dahulu apa sih inseminasi dan infertilitas itu?

Infertilitas adalah masalah kesehatan reproduksi yang selama ini sering kurang mendapat perhatian khusus. Masalah infertilitas tidak jarang menyebabkan masalah lain, seperti stress, depresi dan juga diskriminasi.

Teknologi Reproduksi Berbantu atau Assisted  Reproductive Technology , merupakan solusi mengatasi masalah infertilitas. Dengan kemajuan technology yang sangat pesat dan alat-alat yang canggih sudah banyak TRB didirikan di Indonesia.

TRB / ART bisa dengan cara intrauterine insemination (IUI) atau dengan cara IVF (In Vitro Fertilization). Saat ini kami ingin mengulas tentang IUI ( intrauterine insemination / inseminasi buatan).

IUI (Intrauterine insemination) adalah salah satu teknik inseminasi buatan yang paling banyak digunakan untuk menangani ketidaksuburan. Tindakan ini dilakukan dengan memasukkan sperma ke dalam rahim saat ovulasi atau masa subur.

Tujuan IUI adalah untuk meningkatkan jumlah sperma yang mencapai tuba falopi dan selanjutnya meningkatkan kemungkinan pembuahan, tapi tetap membutuhkan kualitas sperma yg baik untuk mencapai dan membuahi sel telur dengan sendirinya. Ini adalah pilihan yang kurang invasif dan tidak mahal dibandingkan dengan IVF (bayi tabung).

Bagaimana prosedur IUI bekerja ?


Prosedur IUI untuk infertilitas wanita :
Sebelum prosedur inseminasi intrauterine, pasangan suami-istri perlu mengunjungi dokter spesialis kandungan bagian fertilisasi di klinik-klinik yang menyediakan fasilitas IUI (insemunasi buatan) atau bayi tabung.

Dengan pemeriksaan ini, dokter akan memeriksa apakah anda sehat. Dengan  menilai kadar hormon untuk mengetahui apakah  berada dalam kisaran normal dan pemeriksaan USG transvaginal dilakukan untuk melihat apakah rahim Anda dapat mendukung kehamilan.

Setelah hasil test darah dan hasil USG dinyatakan dalam batas normal, maka Anda mulai mengkonsumsi obat-obatan yang dimulai pada saat haid hari kedua, sambil pemantauan folikel dengan Ultrasound Transvaginal. Pemantauan ini untuk memastikan bahwa Anda memproduksi telur yang baik, dan ini juga akan membantu dokter anda untuk menentukan waktu yang tepat dilakukan inseminasi atau saat yang tepat untuk memasukkan sperma ke dalam rahim.

Prosedur IUI untuk infertilitas pria :
Jika masalah infertilitas faktor laki-laki dicurigai sebelum IUI, suami memerlukan evaluasi kesuburan pria, termasuk analisis sperma (SA), sebelum Anda menjalani prosedur IUI.
Selama evaluasi ini, dokter akan memeriksa sperma untuk menghitung jumlah, bentuk dan pergerakkannya. Jika parameter sperma abnormal, klinisi akan menganjurkan pasangan untuk konsultasi ke Andrology.

Sebelum proses IUI / inseminasi buatan, sebaiknya tidak melalukan pengeluaran sperma / ejakulasi selama 2 - 5 hari. Tuntutan 2 - 5 hari ini akan memaksimalkan jumlah sperma, dan membantu memastikan spermanya sehat dan mobile.
Sperma akan diproses di laboratorium untuk mendapatkan sperma yang berkualitas dengan morfologi yang bagus. Setelah selesai proses preparasi,  maka sperma akan dimasukkan ke dalam rahim dengan menggunakan kateter inseminasi.

Prosedur IUI  akan dilakukan sekitar waktu ovulasi atau masa subur, biasanya sekitar 24 - 36 jam setelah lonjakan hormon LH atau setelah diberikan suntikan pemecah telur.

Oleh : dr. Hermin Widjaja, Sp.OG

(Konsultan Infertility Morula IVF Melinda Bandung)

 

Komentar Artikel Cara Inseminasi Bayi Tabung
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI