KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Selasa 23 Januari 2018 10:49:24
by MelindaCare, via Artikel Penyakit

Apa itu disleksia? Nama ini mungkin masih awam didengar oleh masyarakat. Disleksia adalah suatu gangguan proses belajar, di mana seseorang mengalami kesulitan membaca, menulis, atau mengeja. Penderita disleksia akan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi bagaimana kata-kata yang diucapkan harus diubah menjadi bentuk huruf dan kalimat, dan sebaliknya.

Disleksia bisa diderita anak-anak maupun remaja dan dewasa muda. Menurut Pembina Asosiasi Disleksia Indonesia, Dr Purboyo Solek, Sp.A, disleksia merupakan kondisi berbasis neurodevelopmental disorder. Ditandai dengan kesulitan berbahasa, baik lisan, tulisan, dan bahasa sosial pada individu yang memiliki tingkat kecerdasan rata-rata, bahkan tidak sedikit yang diatas rata-rata.

Masih menurut Dr. Purboyo Solek, Sp.A yang juga menjadi dokter spesialis di Child Development Center (CDC) RS Melinda 2, masyarakat selama ini seringkali menyamaratakan penyandang disleksia dengan autism, down syndrome, dan juga celebral palsy. Padahal pada kenyataannya, hal ini sangat berbeda.

Penyandang Disleksia atau orang awam menyebutnya telat bicara, memiliki kecerdasan seperti orang normal pada umumnya dan ini bisa dikelola hingga potensinya menjadi optimal. Sejak awal kehidupan, para orang tua sebenarnya sudah bisa mendeteksi atau mencurigasi adanya Disleksia pada anak yang diyakini cerdas, namun menunjukan kesulitan dalam mengekspresikan ide dan kemauannya dengan stuktur bahasa, serta artikulasi yang tidak tepat.

Kesulitan berbahasa tulisan, kata dia biasanya mulai nampak jelas saat anak mulai masuk usia pra-akademis dan akademis. Anak ini nampak akan sangat berjuang membaca, mengeja, dan menulis.

Pada sebagian kasus, anak tersebut mampu membaca dan menulis, namun kesulitan memaknai berbagai kosakata, terutama kosa kata yang abstrak.

Selain itu penyandang Disleksia juga sulit membuat sebuah perencanaan, pengorganisasian, menyusun sesuatu hingga kesulitan mengingat hal-hal penting, yang tentu memperngaruhi performa individu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Membaca dan menulis akan menjadi kegiatan yang memelahkan pikirannya dan akan diselesaikan dalam waktu lebih lama dari seharusnya. Masalah ini juga termasuk dalam kesulitan memaknai bahasa sosial seperti gestur tubuh lawan bicara sehingga muncul mispersepsi. Hal ini bisa berujung pada kesulitan bergaul dengan temannya.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai apa itu disleksia? Anda bisa langsung datang ke Child Development Center di RS Melinda 2, jl. Dr. Cipto No. 1 Bandung.

Komentar Artikel Apa Itu Disleksia? Benarkah Berawal dari Telat Bicara?
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI